laeda

Jumat, 01 Juni 2012

Tugas Sumar


I.     PENDAHULUAN

1.1.            Latar Belakang
Pembangunan pertanian sebagai bagian integral dalam pembangunan nasional dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat pada umumnya. Pembangunan pertanian masih merupakan salah satu sektor yang menjadi prioritas dalam pembangunan nasional karena sebahagian besar penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani dan bermukim diperdesaan.
Kecenderungan petani tidak mempunyai pengetahuan serta wawasan yang memadai untuk dapat memahami permasalahan mereka, memikirkan permasalahannya, atau memilih pemecahan masalah yang paling tepat untuk mencapai tujuan mereka, ada kemunginan karena kurangnya pengalaman, pendidikan, atau faktor lainya. Terbatasnya pengetahuan, sikap dan keterampilan petani, sangat berpengaruh terhadap kemampuan untuk berusaha tani yang lebih baik sehingga kualitas, kuantitas produksi pertanian berkurang dan tidak berorientasi agribisnis. Hal ini ditandai dengan rendahnya produktifitas komoditas pertanian sehingga belum mencukupi ketersediaan dan keamanan pangan.
Salah satu komponen dasar yang perlu dibina dalam rangka meningkatkan pembangunan pertanian sebagai penyangga perekonomian bangsa, adalah petani sebagai pelaksana pembangunan ditingkat lapangan. Pembinaan ditingkat petani diarahkan untuk merubah perilaku petani dari segi pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Dengan adanya perubahan perilaku maka petani dapat mengakses suatu teknologi pertanian untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka.
Keberhasilan pembangunan khususya pembangunan disektor pertanian tidak terlepas dari peran penyuluh, dalam hal ini petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL). Oleh karena itu penyuluhan dijadikan sebagai salah satu komponen fungsional dalam pembangunan pertanian selain komponen-komponen lain seperti produksi, saprodi, dimana suatu tanggung jawab yang besar untuk membawa perubahan yang progresif di bidang pertanian terletak di tangan para penyuluh, karena di tangan merekalah para petani mengharapkan bantuan berupa bimbingan yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Tugas untuk melaksanakan penyuluhan ini dapat dapat dilakukan oleh pria dan wanita.
Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan PPL perlu memiliki kemampuan memahami petani serta permasalahanya kemudian memikirkan penyelesaianya, metode serta pendekatan yang terbaik agar semua hambatan dapat dipecahkan. Penyuluh merupakan orang yang mengemban tugas memberikan dorongan kepada para petani agar mau merubah cara berpikir, cara kerja dan cara hidupnya dengan cara-cara yang baru yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman, perkembangan teknologi pertanian yang lebih maju.
Berdasarkan pernyataan Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna bahwa jumlah Penyuluh Pertanian Lapangan di Kecamatan Kabawo sebanyak 13 orang yang terdiri dari 7 orang penyuluh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 6 orang penyuluh kontrak, yang memiliki tugas penyuluhan di masing-masing wilayah kerjanya. Sehubungan dengan peran penyuluh dalam kegiatan penyuluhan, maka untuk mendapatkan pelaksanaan penyuluhan yang efektif sesuai dengan kebutuhan pembangunan pertanian diperlukan suatu perencanaan yang mantap, terarah dan terpadu bagi semua unsur yang terkait, yang pada giliranya dapat menimbulkan partisipasi aktif masyarakat.
Dalam rangka meningkatkan produksi pertanian didaerah tersebut, maka tugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) dalam pelaksanaan penyuluhan sangat diharapkan, baik itu tugas mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi petani nelayan dan keluarganya dalam berusahatani, menyusun program penyuluhan pertanian, menyusun rencana kerja penyuluhan pertanian, menerapkan metode penyuluhan pertanian, menyusun materi penyuluhan pertanian, mengembangkan swadaya dan swakarsa petani nelayan, mengevaluasi dan melaporkan hasil kegiatan penyuluhan pertanian maupun tugas-tugas yang lainya.
Berdasarkan uraian diatas maka penulis ingin melakukan penelitian dengan judul faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas penyuluh pertanian lapangan dalam kegiatan penyuluhan di Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar